Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Serial Cahaya Pagi 2


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

تِلْكَ اُمَّةٌ قَدْ خَلَتْۚ  لَهَا مَا كَسَبَتْ وَلَكُمْ مَّا كَسَبْتُمْۚ  وَلَا تُسْـَٔلُوْنَ عَمَّا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ࣖ   ۔

"Itulah umat yang telah lalu. Baginya apa yang telah mereka usahakan dan bagimu apa yang telah kamu usahakan. Dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang apa yang dahulu mereka kerjakan."
QS. Al-Baqarah[2]:141

Dikisahkan ada seorang anak dan ayahnya sedang menempuh perjlanan menuju suatu tempat. Mereka mengendarai seekor keledai.

Pada kali pertama, sang anak duduk di atas punggung keledai sementara sang ayah menuntunnya. Ketika lewat di depan seseorang yang tengah duduk, berkatalah orang itu,

“Sungguh anak tak tahu diri. Dia sendiri menunggang di atas keledai, sementara si ayah malah menuntun. Sungguh anak tak tahu diri.” Demi mendengar itu, si anak turun dan meminta sang ayah naik ke punggung keledai.

Tak beberapa lama kemudian, lewatlah ia di depan seseorang lagi. Orang itu berkata, “Orang tua takt ahu diri. Ia enak -  enakan di punggung keledai dan membiarkan anaknya kelelahan.”
Demi mendengar hal itu, kini si anak dan sang ayah sama – sama menunggang keledai. Tak beberapa lama kemudian, lewat mereka di depan seorang lelaki yang sedang duduk – duduk.

Berkatalah lelaki yang sedang duduk itu, “ Orang tua dan anak yang dunguh. Sudah tahu keledai itu kecil, malah naik berdua. Apa tidak bisa mereka naik kuda yang lebih kuat.?”

Sekali lagi, orang tua dan anak itu terusik. Sekarang mereka berdua berjalan kaki sambil menuntun keledai. Saat sedang berjalan, ada seorang lelaki yang berkata kepada mereka,

“Dua orang yang bodoh. Membawa keledai kok malah berjalan. Mereka tak paham apa itu kendaran.”

Kawan, sering kita mengalami kejadian macam di atas. Begitu peduli dan memasukan semua perkataan orang lain ke dalam hati. Akhirnya bikin kita jauh dari produktif. Sibuk membenahi diri agar seperti yang orang lain harapkan dari kita.

Padahal yang terpenting adalah focus pada kebaikan yang sedang kita kerjakan. Selama masih di atas kebenaran, tidak perlu takut. Fokus kepada ridha Allah. Karena yang Allah melihat dan Maha membalas.

- selamat beraktivitas -

- SILAKAN SHARE JIKA BERMANFAAT -