Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Serial Cahaya Pagi 4


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

۞ سَيَقُوْلُ السُّفَهَاۤءُ مِنَ النَّاسِ مَا وَلّٰىهُمْ عَنْ قِبْلَتِهِمُ الَّتِيْ كَانُوْا عَلَيْهَا ۗ    قُلْ لِّلّٰهِ الْمَشْرِقُ وَالْمَغْرِبُۗ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ 

"Orang-orang yang kurang akal di antara manusia akan berkata, “Apakah yang memalingkan mereka (Muslim) dari kiblat yang dahulu mereka (berkiblat) kepadanya?” Katakanlah (Muhammad), “Milik Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus.”"
QS. Al-Baqarah[2]:142

Ayat ini turun berkenaan dengan berpindahnya kiblat umat islam dari Baitulmaqdis di Palestina ke Masjidil Haram di Mekkah. Perpindahanya 180°. Hanya orang-orang yang di hatinya ada iman saja yang waktu itu langsung menaati perintah ini.

Arah mata angin itu milik Allah. Suka - suka Allah memerintahkan harus menghadap kemana. Sebagai makhluk tugas kita taat. Itu saja. Maka setelah itu petunjuk datang. Orang yang dapat petunjuk, hidupnya happy.

Hari ini kita ini pusing dengan berbagai masalah. Menyekolahkan anak, mencari nafkah, ngga akur sama pasangan, ngga akur sama mertua, ditipu, dikhianati dan seterusnya.

Coba yuk berhenti sejenak, lalu evaluasi. Bagaimana taat kita ke Allah selama ini. Karena bisa jadi masalah demi masalah yang memusingkan itu datang karena kita lagi tersesat.

Tersesatnya karena kita ngga mengikuti petunjuknya. Gimana mau mengikuti jika liat aja ngga. Kenapa ngga bisa liat? Karena Allah menghijabi kita dari petunjuk. Ada solusinya tapi ngga bisa liat. Kenapa dihijabi? Karena ngga taat sama Allah.

Tidak ada kata terlambat, ayok instropeksi, ayok kembali ke petunjuk Nya. Dan semua itu dimulai dari memperbaiki taat kita kepada Nya.

- selamat beraktivitas -

- SILAKAN SHARE JIKA BERMANFAAT -