Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Serial Cahaya Pagi 7


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ    وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ  فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗ    وَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ 

"(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."
QS. Al-Baqarah[2]:184

Allah mudahkan kita untuk taat. Benar - benar mengukur sesuai kemampuan kita yang lemah ini. Di sini kita bisa mengukur diri sendiri. Ada di posisi manakah kita saat ini. Termasuk hamba yang full stamina, sedang dalam perjalanan yang jauh dan menguras stamina, menjalani pekerjaan yang berat, atau udzur yang lain? 

Dari firman Allah ini kita belajar untuk tidak mencari - cari alasan. Karena keringanan yang Allah berikan kepada kita semata - mata agar kita mudah untuk taat. Ingat ya, garis bawahi pada kata taat. Karena Bulan Ramadhan ini adalah bulan untuk menempa ketaatan kita pada Allah. 

Orang yang ndak taat (baca : taqwa) bisa saja ikut berpuasa. Namun puasanya hanya sebatas menahan lapar dan haus. Puasanya sah namun diterima atau tidaknya puasa, hanya Allah yang tahu. 

Allah senang dengan hamba Nya yang taat. Mari kita berusaha, semaksimal yang kita mampu. Jangan sampai berpikiran untuk tidak turut serta. Karena puasa ramadhan adalah ekspresi dari taat kita pada Allah. 

- selamat beraktivitas -

- SILAKAN SHARE JIKA BERMANFAAT -