Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Orang Yang Sakit Selayaknya Gembira


1. Sakit manghapuskan dosa-dosa kita, tanda cinta Allah, meningkatkan derajat. Bisa jadi menghadap Allah tanpa dosa sama sekali
2. Meskipun sakit, pahala tetap mengalir
3. Sesudah kesulitan pasti datang kemudahan
4. Berbagai keutamaan bersabar yg banyak

Sakit adalah ujian, cobaan dan takdir Allah. 
Hendaknya orang yg sakit memahami bahwa sakit adalah ujian dan cobaan dari Allah dan perlu benar² kita tanamkan dalam keyakinan kita yg sedalam-dalamya bahwa ujian dan cobaan berupa hukuman adalah tanda kasih sayang Allah.

Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya pahala yg besar didapatkan melalui cobaan yg besar pula. Apabila Allah mencintai seseorang, maka Allah akan memberikan cobaan kepadanya, barangsiapa yg ridho (menerimanya) maka Allah akan meridhoinya dan barangsiapa yg murka (menerimanya) maka Allah murka kepadanya.” (HR. At Tirmidzi no. 2396, dihasankan oleh Al-Imam Al-Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi) 
.
Dan beliau shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda, “Apabila Allah menginginkan kebaikan bagi seseorang hamba, maka Allah menyegerakan siksaan  baginya di dunia.” (HR. At Tirmidziy no. 2396 dari Anas bin Malik, lihat Ash Shahiihah no. 1220) 
.
Mari renungkan hadits ini, apakah kita tidak ingin Allah menghendaki kebaikan kapada kita? Allah segerakan hukuman kita di dunia dan Allah tidak menghukum kita lagi di akhirat yg tentunya hukuman di akhirat lebih dahsyat dan berlipat-lipat ganda.
.
Dan perlu kita sadari bahwa hukuman yg Allah turunkan merupakan akibat dosa kita sendiri, salah satu bentuk hukuman tersebut adalah Allah menurunkannya berupa penyakit.

         •┈┈┈┈• ❀ 💫⭐💫 ❀ •┈┈┈┈•

BOLEH DI-SHARE tanpa menambah, mengurangi, dan mengubah konten serta menghilangkan sumbernya.